Home / Sejarah

Sejarah

Secara Umum Provinsi Kalimantan Timur memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup berlimpah mulai dari emas, minyak, gas, batubara, dan hasil hutan, sehingga banyak investor yang menanamkan modal dalam bentuk perusahaan tambang. Perusahaan-perusahaan tersebut dalam hal operasionalnya menggunakan banyak alat berat, kondisi ini menjadikan Kalimantan Timur sebagai daerah dengan populasi alat berat terbesar di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, kebutuhan akan tenaga Ahli Madya dalam bidang alat berat sangat banyak. Berdasarkan pertimbangan itulah, maka Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) mendirikan Program Studi Teknik Mesin Alat Berat. Prosentase kurikulum Program Studi Teknik Mesin Alat Berat terdiri dari teori 30% dan praktikum 70%. Dalam rangka penjaminan mutu, Program Studi Teknik Mesin Alat Berat telah mendapatkan Akreditasi B pada Tahun 2010 dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Program Studi Teknik Mesin Alat Berat memiliki sarana perkuliahan yang representatif dan sarana praktik yang lengkap. Selain itu, juga tersedia fasilitas penunjang pembelajaran berupa unit alat berat seperti : Excavator, Truck, Forklift.

Dalam rangka pengembangan diri, Program Studi Teknik Mesin Alat Berat telah bekerjasama dengan beberapa industri, salahsatunya yaitu PT. Borneo Alam Semesta dalam hal membuka kelas Apprentice Program Diploma II Program Studi Teknik Mesin Alat berat.